Showing posts with label jihad. Show all posts
Showing posts with label jihad. Show all posts

Thursday, 27 March 2014

Menag: 20 Tahun Terakhir, Gereja tumbuh 133 %, Masjid 63 %

Umat Islam Malang melaksanakan shalat Id di dekat lokasi Gereja GPIB Immanuel Malang yang berdiri megah

"Suryadharma Ali: “Soal agama saya pertaruhkan jabatan saya, contohnya soal Ahmadiyah, sikap saya tegas dan saya siap kehilangan jabatan,”tegasnya"

Insan Media -
Umat Islam Indonesia sering dipertanyakan sikap toleransi terhadap umat lain. Faktanya, prosentase pertumbuhan tempat ibadah agama lain jauh lebih cepat dibanding ibadah umat Islam.


Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali menyampaikan bahwa berdasarkan data dan fakta yang dimiliki menunjukan dalam 20 tahun terakhir pertumbuhan masjid hanya 63 persen, sementara Gereja Katolik mengalami pertumbuhan 133 persen dan Gereja Protestan hingga 153 persen. Sementara rumah ibadah agama Hindu tumbuh sampai 350 persen, sedang agama Budha tumbuh hingga 450 persen.

Dengan melihat data dan fakta yang ada seharusnya semua pihak bisa bersikap jujur dan terbuka bahwa umat Islam di Indonesia sangat toleran dalam hubungan antar umat beragama.

Selain itu Menag juga menambahkan bahwa salah satu bukti bentuk toleransi adalah Konghuchu yang di negeri asalnya tidak diakui sebagai agama namun di Indonesia diakui sebagai agama meski pengikutnya tidak lebih dari 0,01 persen saja.

Demikian disampaikan Menteri Agama, Suryadharma Ali di hadapan peserta “Silaturahmi Menteri Agama dengan Pondok Pesantren,PTAIS dan Tokoh Masyarakat Jawa Barat” di Kota Bandung, Rabu (26/03/2014).

Atas tuduhan tidak toleransi tersebut Menag mengaku banyak mendapat kunjungan internasional berbagai Negara yang menanyakan akan hal tersebut. Namun dengan tegas dirinya selalu mengatakan bahwa tidak ada masalah soal sikap toleransi umat Islam dengan umat lain. Selama ini hanya salah informasi dan pemberitaan yang tidak seimbang dengan kenyataan.

“Saya pernah didatangi utusan Obama (Presiden Amerika, red) yang menanyakan soal itu. Dengan tegas saya sampaikan sikap toleransi umat Islam di Indonesia terbaik di dunia. Saya kasih bukti, presiden dan wakil presiden Indonesia bergama Islam namun ketika umat agama lain merayakan hari besarnya, seluruh rakyatnya yang mayoritas beragama Islam ikut libur karena tanggal merah. Bahkan presiden dan wakilnya hadir dalam perayaan tersebut sebagai bentuk penghormatan dan sikap toleransi, jadi kurang apalagi? Mendengar penjelasan saya tersebut utusan Obama hanya angguk-angguk kepala,”cerita Menag yang disambut tawa hadirin.

Selain itu menurut Menag upaya mengenyahkan peran ulama dan umat Islam tersebut dilakukan dengan selalu memojokan umat Islam terutama ketika ada tokoh Islam atau umat Islam yang terlibat dalam kasus kriminal terutama kasus korupsi. Lagi hal ini menurutnya dapat diamati dari pemberitaan yang  tendensius dan berulang.Hal berbeda jika yang tersangkut kasus tersebut umat agama lain.

Menag menambahkan upaya tersebut juga dilakukan oleh LSM-LSM dalam negeri yang rajin mengemukakan data-data sumirnya, seperti ada yang menyebut Jawa Barat (Jabar) merupan daerah paling tidak toleran di Indonesia. Radikalisme tumbuh dari pesantren hingga tuduhan terorisme bagian dari cara menyebarkan Islam.

Ia sangat menyayangkan LSM yang rajin merilis hasil temuan yang konon katanya berdasarkan survey tersebut. “Kita patut pertanyakan rasa nasionalisme-nya, bagaimana bisa mereka lahir, tumbuh dan besar serta makan minum dari bumi Indonesia namun justru dengan bangga menjelek-jelekan bangsa dan tanah airnya sendiri. Di mana letak nasionalisme?,”tanyanya.

Ia juga menilai adanya wacana dan upaya mengalihkan fungsi dan peran Kemenag dalam urusan haji dengan membentuk Biro Penyelenggara Haji di luar Kemenag (swasta) dengan alasan agar lebih baik dan profesional sejatinya. Menurutnya, ini  adalah bagian dari upaya pencampakan peran itu.

Untuk itu dengan tegas Suryadharma Ali mengatakan jika lembaga tersebut sampai terbentuk maka ia akan mundur dari jabatan Menteri Agama. Ia sendiri berani memastikan jika sampai ditangani lembaga tersebut maka seribu persen penyelenggaraan haji akan kacau.

“Soal agama saya pertaruhkan jabatan saya, contohnya soal Ahmadiyah, sikap saya tegas dan saya siap kehilangan jabatan,”tegasnya yang disambut tepuk tangan hadirin. Dirinya juga menyayangkan ada tokoh Muslim yang menganggap penyelenggaraan haji negara lain lebih baik daripada Indonesia.

Harusnya, sambung  Menag, kita bangga dengan apa yang telah kita lakukan, kalaupun ada kekurangan maka harusnya diperbaiki bersama. Lagi-lagi Menag mempertanyakan sikap dan rasa nasionalisme.

“Belum lama ini ada pengakuan dari sebuah lembaga di Inggris bahwa penyelenggaraan haji kita terbaik di dunia. Negara lain saja menghargai kerja kita, masak ini ada orang kita justru membanggakan kerja negara lain. Kalau negara lain lebih baik boleh jadi,meningat yang diurusi hanya ribuan atau puluhan ribu jamaah saja,sementara yang kita urus ratusan ribu jamaah,tidak sebanding,”ungkapnya.

Reporter : Ngadiman Djojonegoro
Editor: Cholis Akbar
Untuk Insan Media

Wednesday, 26 February 2014

Al-Qur'an di Ubah di layanan Apps

Lagi.. Ayat Al-Quran Diubah dalam Apps Apple & Android !!

PERHATIAN: TOLONG 'SHARE' .. Sebarkan.



Masih banyak pengguna telepon pintar (smart phone) yang tidak tahu akan hal ini. Satu versi baru al-Quran yang dikeluarkan oleh Apple App Store telah membuat miris hati ramai kaum muslimin. Applikasi ini dihasilkan oleh orang-orang yang ingin menyesatkan sebagian umat Islam pembaca  Al-Qur'an melalui elektronik, dengan nama “The Holy Quran Arabic text and English translation”. Ayat-ayat al-Quran dalam versi ini diterjemah oleh Maulvi Sher Ali dan Ahmadiyyah Muslim Community yang jelas dinyatakan dalam tertulis sebagai penyedia layanan di iPhone App Store itu.

Produk Apps ini wajib diboikot kerana telah menyeleweng dan mengelirukan dengan ayat-ayat suci al-Quran dari aslinya. Kami meminta saudara semua bersatu dengan rakan-rakan yang lain tentang perkara ini. Sekiranya mereka bukan pengguna android atau iPhone, sekurang-kurangnya mereka bisa memberitahu orang lain, insya-Allah

Tuesday, 29 October 2013

JASAD PARA SAHABAT NABI TIMBUL MASIH UTUH DAN BERDARAH |

BANJIR MADINAH 2013 - JASAD PARA SAHABAT NABI TIMBUL MASIH UTUH DAN BERDARAH.

Waktu terjadi banjir di Madinah, kubur 70 orang keluarga Perang Uhud itu dilanda banjir. jasad para sahabat timbul keluar dalam keadaan masih utuh kerana mereka dikuburkan di kawasan padang pasir.
Selepas banjir surut, darahnya masih mengalir harum dan dikuburkan semula tetapi sudah tidak ditandai nama-nama jenazah tersebut dan yang ditandakan kerana dikenali cuma 2 sahaja iaitu Saidina Hamzah RA kerana diketahui dengan luka didadanya, badannya tinggi besar.
Jasadnya masih berdarah dan harum. Bahkan tangannya masih menekup lukanya akibat terkena tombak, yang masih keluar darah. Walaupun sudah beberapa ribu tahun.Dan yang satu lagi adalah Abdullah bin Jaz RA kerana diketahui telinga dan hidungnya terpotong akibat diikat benang. Kedua orang inilah yang sekarang nisannya ada di Uhud. Jadi kalau sekarang kita berziarah ke Gunung Uhud, hanya ada 2 nisan saja.

Thursday, 14 February 2013

RINGKASAN FIKIH JIHAD

Karya Ulama BesarSyaikh Yusuf Al-Qardhawi 


Maraknya aksi terorisme yang mengatasnamakan Islam dan gerakan jihad di dunia, termasuk di Indonesia tak ayal telah menimbulkan stigmatisasi buruk terhadap makna jihad yang suci dan mulia. Muncul kesan bahwa jihad adalah gerakan teror untuk merusak, membunuh, dan menakut-nakuti pihak yang dianggap sebagai musuh. Mereka yang mengatasnamakan gerakan jihad itu memunculkan istilah “jihad global”, dimana jihad tak hanya dilakukan di medan perang atau wilayah-wilayah konflik, tapi juga dilakukan di wilayah-wilayah aman dengan tujuan menghancurkan segala kepentingan musuh-musuh Islam.

Akibat maraknya terorisme yang mengatasnamakan Islam, pembahasan jihad menjadi terkesan amat menakutkan. Syariat jihad dianggap ancaman bagi perdamaian dan kemanusiaan. Ujungnya, musuh-musuh Islam berusaha menghapus pembahasan tentang jihad dari khazanah keilmuan Islam.


Padahal jihad adalah ibadah tertinggi dalam Islam dengan tujuan menegakkan kalimatullah dan menjaga hak-hak umat Islam. Islam mengajarkan syariat jihad dengan batasan dan aturan yang ketat dan rinci, tidak mengedepankan hawa nafsu dan serampangan. Jihad dalam Islam sangat menghargai nilai-nilai dan hak asasi manusia, termasuk di dalamnya hak-hak sipil. Pembunuhan dilarang kecuali terhadap yang benar-benar memerangi Islam. Tidak merusak, kecuali tempat-tempat yang menjadi basis militer.Buku “Ringkasan Fikih Jihad” yang ada di hadapan Anda ini adalah karya besar dari Syaikh Yusuf Al-Qaradhawi untuk meluruskan berbagai penyimpangan makna jihad yang belakangan ini marak terjadi. Buku ini hadir dengan dua maksud: pertama, sebagai koreksi terhadap pemahaman keliru tentang jihad. Kedua, sebagai penjelasan bagi mereka yang antipati terhadap syariat jihad.


Dengan kapasitas keilmuannya sebagai ulama Islam yang diakui dunia, Syaikh Al-Qaradhawi menjelaskan secara gamblang tentang makna dan tujuan sebenarnya dari syariatkan jihad. Selain itu, buku ini juga menjelaskan tentang bagaimana seharusnya kaum muslimin berinteraksi dengan negara-negara non-muslim dan menjelaskan tentang pengertian Darul Islam dan Darul Harbi yang juga banyak disalahpahami selama ini. Buku ini sayang jika Anda lewatkan!PASAL KE-3 (halaman 145-149

TINGKATAN JIHAD DENGAN LISAN DAN BAYAN (PENJELASAN) ATAU DAKWA DAN INFORMASI

Kata beliau di halaman 149, saya kutip seperti aslinya, sbb ;

Termasuk media yang penting dalam Jihad melalui penjelasan, Jihad melalui dakwah, dan Jihad melalui pengajaran di masa kita yang sekarang adalah jaringan berbagai informasi internasional yang terkenal dengan nama Internet, dimana jangkauannya sangat luas dari hari ke hari dan berpuluh-puluh bahkan beratus-ratus juta manusia dari timur dan barat dapat mengambil manfaat serta pelajaran darinya. Penulis yakin bahwa jihad seperti inilah yang terpenting dan harus diperhatikan di masa sekarang.BERIKUT AYAT-AYAT AL-QURAN YANG DIGUNAKAN SEBAGAI DALIL


QS 55:1-4

۞ الرَّحْمَٰنُ [٥٥:١]
(Tuhan) Yang Maha Pemurah,
﴿١﴾

عَلَّمَ الْقُرْآنَ [٥٥:٢]
Yang telah mengajarkan al Quran.
﴿٢﴾

خَلَقَ الْإِنسَانَ [٥٥:٣]
Dia menciptakan manusia.
﴿٣﴾

عَلَّمَهُ الْبَيَانَ [٥٥:٤]
Mengajarnya pandai berbicara.
﴿٤﴾QS 90:8-9

أَلَمْ نَجْعَل لَّهُ عَيْنَيْنِ [٩٠:٨]
Bukankah Kami telah memberikan kepadanya dua buah mata,
﴿٨﴾

وَلِسَانًا وَشَفَتَيْنِ [٩٠:٩]
lidah dan dua buah bibir.
﴿٩﴾


QS 68:1

۞ ن ۚ وَالْقَلَمِ وَمَا يَسْطُرُونَ [٦٨:١]
Nun, demi kalam dan apa yang mereka tulis,
﴿١﴾QS 96:3-4

اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ [٩٦:٣]
Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,
﴿٣﴾

الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ [٩٦:٤]
Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam,
﴿٤﴾



QS 25:52

فَلَا تُطِعِ الْكَافِرِينَ وَجَاهِدْهُم بِهِ جِهَادًا كَبِيرًا [٢٥:٥٢]
Maka janganlah kamu mengikuti orang-orang kafir, dan berjihadlah terhadap mereka dengan Al Quran dengan jihad yang besar.
﴿٥٢﴾QS 16:125

ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ ۖ وَجَادِلْهُم بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ ۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَن ضَلَّ عَن سَبِيلِهِ ۖ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ [١٦:١٢٥]
Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.
﴿١٢٥﴾ 
 
QS 29:46

(21) ۞ وَلَا تُجَادِلُوا أَهْلَ الْكِتَابِ إِلَّا بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ إِلَّا الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْهُمْ ۖ وَقُولُوا آمَنَّا بِالَّذِي أُنزِلَ إِلَيْنَا وَأُنزِلَ إِلَيْكُمْ وَإِلَٰهُنَا وَإِلَٰهُكُمْ وَاحِدٌ وَنَحْنُ لَهُ مُسْلِمُونَ [٢٩:٤٦]
Dan janganlah kamu berdebat denganAhli Kitab, melainkan dengan cara yang paling baik, kecuali dengan orang-orang zalim di antara mereka, dan katakanlah: "Kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu; Tuhan kami dan Tuhanmu adalah satu; dan kami hanya kepada-Nya berserah diri".
﴿٤٦﴾

MAHA BENAR ALLAH DENGAN SEGALA FIRMAN NYA

post by: Penjaga Kitabullah 
Salurkan Zakat Infaq Sedekah
di Yayasan ZIS Yatim Mandiri



Toko Buku & Majalah Online
“Barangsiapa yang menempuh satu jalan untuk mendapatkan ilmu, maka Allah menudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR.Muslim:2699)

Yayasan Pendidikan Al-Hidayah



"Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui." (Q.S. Al-Baqarah 2:261)

Komunitas bisnis Ustad Yusuf Mansur


The OC Gallery Shop



"Pedagang yang dapat dipercaya dan beramanat, akan bersama para Nabi, orang-orang yang dapat dipercaya dan orang-orang yang mati syahid." (Riwayat al-Hakim dan Tarmizi dengan sanad hasan)

Pengunjung

 

© 2013 Insan Media. All rights resevered. Designed by Media Insan

Back To Top